KISAH HONDA CB “IdjOe”que UNGGARAN

Cerita ini dimulai tahun 2009 dikala diriku membeli sebuah motor tua CBtahun 1973.Mungkin ada yg bilang CB merupakan motor murah, tapi bagiku tidak karena waktu itu aku membelinya secara kredit bayar 3 kali (-pagi, siang dansore ha ha ha ha). Pilihan warna hijau sebenarnya bukan tanpa sengaja, karna aku sudah memiliki helm ijo dan ketika melihat CB warna hijau lsg tertarik dantanpa pikir panjang langsung membayarnya walaupun kata banyak orang harganya kemahalan tapi itulah harga sebuah rasa cinta tak ternilai harganya…

Pilihan untuk memiliki motor CB mendapat pertentangan dan cibiran miring dari beberapa orang sekitar dan keluarga tapi q abaikan. Bahkan ortu sempat menawarkan untuk membelikan Satria Fu, Tiger, bahkan ninja RR tetapi qtolak dengan alasan ingin membeli motor dengan uang q sendiri dan pilihan motor itu adalah CB bukan yg lain. Tabungan gaji selama 6 bulan akhirnya bisa untuk menebus motor CB idjoe dan langsung ku buat kerja area Tegal (kala itu masih sales sperpart). Cerita berlanjut kala CB idjoe menemani q bekerja, kerja sih area Tegal (mulai dari Comal, Cirebon, Ketanggungan, Margadana dan sekitar) tapi nginap di Bandung, Purwokerto dan bahkan dilaju dari Semarang merupakan kegiatan yg rutin dan efek kecanduan naik CB…ahahay. Kala itu target hanya sampingan yg utama adalah jalan2 kemanapun q mau sehingga q menyenangi pekerjaan q. Walaupun keadaan CB q masih biasa, buring imitasi dan belum naik stuk tapi q ga terlalu mempermasalahkan karna kecepatan bukan keharusan yang penting motor bisa mendukung kinerja dan ga rewel. Touring jambore Nganjuk (10-10-10) adalah turing yang tak terlupakan, sempat down karna ngelihat motor teman terlindas bis dan harus bareng dengan tim malam yg terkenal selalu gas pol2an, tapi akhirnya bangga dan senang bisa kumpul dengan saudara senusantara dan merasakan nikmatnya memiliki motor CB… diajak gas2an oke, dipakai pelan juga nyaman.Saat q diroling area Wonosobo-Purworejo(Temanggung, wonosobo, Kutoarjo,Purworejo, Magelang) masa2 indah untuk jalan2 terlupakan, hanya target yg ada dipikiran (walau tidak pernah tercapai he…he…) sehingga CB Idjoe jadi andalan. Semarang-Kutoarjo dilaju dalam 3 jam merupakan hal yg biasa. Puncaknya ketika merapi meletus pada tahun 2011. Kala itu hari kamis malam jumat saat merapi mengamuk memuntahkan berjuta2 pasir perjalanan dari Purworejo ke Semarang terasa berat, hujan air campur pasir membuat cb idjoe sering mogok ditengah kemacetan jalan, helm ikut rusak tetapi alhamdulillah selamat sampai rumah (karna Pagi harinya mendapatkan kabar bahwa semalam Mbah Marijan telah meninggal terkena amukan gunung merapi terbesar sepanjang sejarah). Setelah kejadian tersebut CB Idjoe juga ikut rusak, dan akhirnya ndongkrok berbulan2 dibengkel. Dan ternyata omongan dari teman2 terbukti, iso lara pikir gara2 CB. Hidup serasa ada yg kurang ketika tak melihat CB (bahasa gaule GALAU jarene ahihihihi…..)

Gambar

Di kala ada acara jamda X di Batu – Malang (karo arek2diplesetke JANDA X). Kala itu q berangkat sendirian karena teman2 ga berangkat. Sumpah waktu itu ga tau jalan dan hanya modal kenekatan. Untuk mengusir kebosanan q ajak sobat q, Edi dari karang anyar buat gonceng, ternyata petualangan turing sendirian begitu menantang. Mengikuti saran orang untuk mencoba lewat jalan wonoogiri-ponorogo… pertama yg q rasakan keindahan pemandangan jalan berkelok dan menanjak terasa mengasyikkan hingga kehabisan bensin di tanjakan purwantoro tetap terbesit senyum canda dan tawa. Begitu masuk Tulungagung q ngikut rombongan CB Trenggalek (dgn pemikiran wong kene mesti ngerti dalan pintas n cepet tekan hehe…). Saat itulah q merasakan touring cb rapi dan tertib, walau kecepatan tetap menjadi andalan, (catatan: motor2 selain CB yg ngikut rombongan spt GL, satria FU, vixion dan scorpio sampai kewalahan nututi CB didepan). Saat itu baru sadar dengan kecepatan CB Idjoe gak ketinggalan walau buat goncengan. Emang sih sempat agak diremehkan karna slebor sering “nggasruk” ban (nggrok…nggrok…enggrok…) tapi akhirnya keakrabandan canda tawa bareng dulur cb Trenggalek terjalin (walau akhirnya agak kecewa karna ujung2nya nyampai di simpang5 gumul kediri). Sampai di lokasi pukul 18.30dan stadion telah penuh sehingga parkir di luar. Walau hujan deras dan atap tempat parkir sempat roboh, tapi suasana tetap meriah wah sakjose pokoke, rugi kalau ga datang bro… Pagi hari pulang lewat kota Malang trus bablas Sidoarjo dan mampir Surabaya. Saat perjalanan pulang di daerah Caruban ketemu dulur2 Semarang ( kisaran motor 8, yenga salah wong semarang barat), sempat diacuhkan dan dianggap sebelah mata ( soale cb e elik, rag mbejaji, dewean sisan. niate sih mungkin meh ninggal soale lsg do gas2an, tapi q Cuma mesem lan ngakak soale kono wis do gas mentok kene lagi separo ha…ha… tapi kalah2ane ning sragen angger bangjo ketinggalan maklum ciri khas karbu Tiger lelet…) ciri khas cah semarang, touring yak2an beda jauh sama CB Trenggalek kemarin keluh Edi pada q.Sejak itulah q berani tampil touring sendiri, yen pingin dolan tinggal untir gas… bebas lepas lah pokoke. Cerita berlanjut kala acara anniversary mobta di Gabusan, kala itu CBUC sedang kompak2nya, semua turut serta untuk memeriahkan acara serta piknik ke Pantai Parangtritis. Rombongan dibuat 2 kloter biar mudah dalam koordinasi.Tapi karna harus jemput sohib q di solo maka q berangkat sendiri, begitu masuk Solo hujan deras menghadang tapi kami berdua nekat, dan anehnya tiap q istirahat banyak rombongan cb lewat, eh pas mo dibarengi mereka gantian istirahat… cemmet tnan, trus ya akhirnya menikmati perjalanan sendiri.Setelah acara selesai  rombongan langsung melaju ke Pantai Parangtritis (paris), kejadian saat tour ke malang terulang,slebor “nggasruk” ban dan suara ~nggrok~ menjadi hiburan tersendiri ha ha haha…Di paris rombongan lain telah menunggu dan akhirnya semua membaur dan berkumpul bersama.Pengalaman mengajarkanku bahwa walaupun CB terkadang rewel dan kurang nyaman dikendarai, tapi kalau kita menganggap itu suatu tantangan yg menyenangkan keceriaan akan selalu terpancarkan. Bukan hanya kecepatan yg menjadi ukuran tetapi kekompakan dan persaudaraan adalah ciri khas biker CB sejati. Salam seduluran saklawase….

_Rilis_ Gunz CB Idjoe

About komphacssurabaya

PENULIS ARTIKEL&doc di rilis oleh : BAMBANG RAMINTO. (Rienthoe)

Posted on June 7, 2013, in Halaman. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. mangstab kang. Salam dari jember.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

jatimotoblog

Agregator blog jawa timur

Inilah Aku

Sebuah catatan visual dari mata kiri

denog note

Watch, Learn, share and Travel

Mabry Campbell Photography Blog

Photo Blog ⎟Here you will find my Study Images + Test Images + Portfolio Images

Mobile Photographs

See them everywhere

More Has To Happen

for screenwriters and screenwriter sympathizers

komunitashondamegaprokebumen

info terkini segala merk sepeda motor

Safety First !!!

Seputar Dunia Roda Dua, Roda Empat & Wisata

Touring, Adventure and Humanity

menikmati setiap rentang waktu dan perjalanan ber-adventure

%d bloggers like this: